DEKAI, YAHUKIMO – Sebuah fajar baru menyingsing bagi masa depan generasi muda di wilayah Ibiroma. Setelah tiga tahun mengalami masa vakum yang memprihatinkan, aktivitas pendidikan di SD YPK Maranatha Ibiroma dipastikan akan kembali berjalan normal mulai hari ini, Rabu (11/03/2026).
Momen bersejarah ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah kepada Bapak Yosep Elopore, S.Pd. Penyerahan SK dilakukan langsung oleh pihak Penilik Sekolah Wilayah (PSW) di Dekai, Yahukimo.
Jawaban Atas Aspirasi 7 Kampung
Penunjukan Yosep Elopore merupakan buah dari perjuangan kolektif yang tak kenal lelah. Langkah ini diambil menyusul dorongan kuat dari Tim Peduli Pendidikan Ibiroma, masyarakat lokal, serta Jemaat Maranatha Ibiroma yang rindu akan kehadiran guru dan proses belajar mengajar.
Ketua Tim Peduli Pendidikan Ibiroma, Frans Lantipo, mengungkapkan rasa haru dan syukur yang mendalam atas tercapainya kesepakatan ini.
“Kami berterima kasih kepada PSW yang telah mendengar aspirasi kami. Anak-anak dan adik-adik kami di tujuh kampung wilayah Ibiroma tidak boleh lagi menjadi korban ketertinggalan pendidikan hanya karena sekolah vakum,” tegas Frans kepada media.
Harapan Baru di Tengah Keterbatasan
Kehadiran Yosep Elopore diharapkan menjadi katalisator kebangkitan SD YPK Maranatha Ibiroma. Mengingat kondisi sekolah yang sempat terlantar, tugas besar kini menanti untuk memulihkan fasilitas dan menarik kembali minat belajar para siswa yang sempat berpindah sekolah.
Sinergi untuk Generasi Emas Papua
Masyarakat Ibiroma kini menatap masa depan dengan optimisme baru. Dukungan penuh dari jemaat dan masyarakat adat di tujuh kampung menjadi modal utama bagi sekolah untuk mencetak generasi yang cerdas dan mandiri.
“Kini saatnya bersinergi. Dengan adanya pemimpin sekolah yang definitif, kami yakin wajah pendidikan di pelosok Yahukimo ini akan membaik demi masa depan Papua yang lebih cerah,” pungkas Frans.













