Bupati Gus Yani Raih Penghargaan Terbaik II Pembina K3 Provinsi Jatim, Dorong Ekosistem Kerja Aman di Gresik

GRESIK — Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi gemilang di awal tahun 2026. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, secara resmi menerima penghargaan sebagai Terbaik II Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam momen Apel Peringatan Bulan K3 Nasional yang dipusatkan di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (14/1/2026).

Gresik Sebagai Ikon Kota Industri Berbudaya K3

Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya Gresik sebagai tuan rumah apel tingkat provinsi. Menurutnya, penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen Pemkab Gresik dalam mengawal penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) di ribuan perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.

“Ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan karyawan. Kedisiplinan adalah kunci utama K3. Kita terus mendorong agar zero accident di tiap perusahaan dapat tercapai,” tegas Gus Yani.

Menuju Ekosistem Kerja ‘Zero Accident’

Gus Yani menekankan bahwa implementasi K3 yang ketat bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan kebutuhan untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang nyaman dan produktif. Jika pekerja merasa aman, maka produktivitas akan meningkat dan peluang kerja baru akan terus terbuka.

“Saya berharap penghargaan ini memotivasi seluruh tenaga kerja di Gresik untuk selalu mengutamakan prosedur keselamatan. Kita ingin jutaan pekerja di kota industri ini merasa terlindungi saat beraktivitas,” tambahnya.

Bertabur Penghargaan untuk Perusahaan Besar di Gresik

Selain penghargaan untuk pemerintah daerah, Pemprov Jatim juga memberikan apresiasi kepada sejumlah raksasa industri di Gresik atas prestasi mereka dalam menjaga standar keselamatan kerja:

  • PT Petrokimia Gresik: Meraih penghargaan kategori Sistem Manajemen K3 (SMK3).

  • PT Petrokimia Kayaku & PT Wilmar Nabati: Meraih penghargaan kategori Zero Accident (Nihil Kecelakaan Kerja).

  • PT Petrosida Gresik: Meraih penghargaan kategori Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja.

Acara ditutup dengan simulasi penanggulangan kebakaran yang dramatis oleh tim firefighter PT Petrokimia Gresik. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, sejumlah kepala daerah se-Jatim, serta para pimpinan perusahaan strategis. Melalui momentum ini, Gresik semakin mengukuhkan posisinya sebagai kota industri yang mengedepankan kemanusiaan dan keselamatan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *