Malang Raya – Kontingen IBCA MMA (Indonesia Beladiri Campuran Amatir – Mixed Martial Arts) Kabupaten Gresik tampil gemilang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Bertanding di kawasan Malang Raya, Gresik berhasil keluar sebagai juara umum cabang olahraga IBCA MMA, dengan torehan 4 medali emas dan 1 perunggu.
Perolehan ini melampaui target awal kontingen yang mematok 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Bahkan, pencapaian tahun ini jauh lebih baik dibandingkan Porprov sebelumnya, di mana Gresik hanya meraih 1 perak dan 1 perunggu.
Rincian peraih medali emas dari Gresik:
-
Ari Surya Bimantara (Kelas 61 kg Standfigh Putra)
-
Marganendra Aditya Wardhana (Kelas 56,7 kg Standfigh Putra)
-
Galih Satrio Pandu (Kelas 52 kg Standfigh Putra)
-
Anggelina Putri Safrina (Kelas 48 kg Standfigh Putri)
Medali perunggu diraih oleh:
-
Fadia Nur Afni (Kelas 56,7 kg Standfigh Putri)
Meski membawa semangat tinggi dan performa unggul, perjalanan Gresik diwarnai sejumlah insiden kontroversial. Di antaranya, protes dari kontingen Kabupaten Malang terhadap kehadiran inspektur pertandingan asal Gresik dan wasit internasional. Bahkan sempat muncul ancaman boikot jika wasit tersebut tidak diganti. Selain itu, perubahan regulasi jelang pertandingan juga membuat sejumlah atlet Gresik yang seharusnya langsung masuk final harus melalui babak penyisihan ulang.
Namun demikian, para atlet tetap menunjukkan semangat juang tinggi dan berhasil membuktikan kualitas mereka dengan keluar sebagai juara.
Melalui pesan suara WhatsApp, Ketua Umum IBCA MMA Kabupaten Gresik, H. Tito Kadar Isman, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga tim official.
“Terima kasih untuk atlet, official, KONI, Mas Bupati, Mas Wakil Bupati, dan seluruh masyarakat Gresik atas dukungan dan doa yang tiada henti. Semangat itu menjadi energi besar bagi para atlet untuk tampil maksimal di Porprov kali ini,” ujar H. Tito.
Dengan hasil ini, IBCA MMA Gresik tidak hanya mencetak sejarah sebagai juara umum Cabor MMA di Porprov IX, tetapi juga berkontribusi besar pada ambisi Kabupaten Gresik untuk masuk 5 besar klasemen akhir Porprov Jawa Timur 2025.













