Peserta didik MA Nurul Qur’an Ploso Jombang menggelar kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) dengan mengangkat tema “Kewirausahaan”. Dalam proyek tersebut, siswa mengolah singkong dan ketan putih menjadi tapai sebagai bentuk pembelajaran wirausaha berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, serta karakter kewirausahaan siswa melalui proses biokimia sederhana, yakni fermentasi bahan pangan lokal. Selain memproduksi tapai, siswa juga mempelajari desain kemasan, pengelolaan usaha, perhitungan biaya produksi, serta strategi penetapan harga jual.
“Seluruh peserta didik sangat antusias dalam kegiatan ini,” ujar Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Husnur Ridlo, S.Pd., saat mengamati langsung proses pembuatan tapai oleh para siswa.
Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik kelas X dan XI, yang dibagi menjadi kelompok dengan bimbingan wali kelas. Setiap kelas mendapat dua proyek, yaitu pengolahan tapai dari singkong dan ketan putih. Proses fermentasi dilakukan selama tiga hari, dimulai pada Rabu (18/6) hingga Sabtu (21/6), dan hasilnya diserahkan kepada wali murid bertepatan dengan pembagian rapor semester.
Nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini antara lain kreativitas, inovasi, kemandirian, dan kerja sama tim, sejalan dengan prinsip Islam Rahmatan Lil ‘Alamin dan nilai-nilai Pancasila.
Dengan pelaksanaan P5RA ini, madrasah berharap peserta didik tidak hanya memperoleh ilmu akademik, tetapi juga memiliki bekal untuk menjadi wirausaha muda yang tangguh dan mandiri di masa depan.















