Jombang, 20 Juni 2025 — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur IX tahun 2025, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jombang menggelar acara pelepasan kontingen yang akan mewakili daerah pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Acara berlangsung meriah di Kabupaten Jombang dan dihadiri langsung oleh Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si., Ketua KONI Jombang Sumarsono, S.Pd., M.M., para ketua cabang olahraga, ratusan atlet, pelatih, dan official.
Sebanyak 600 personel resmi dilepas untuk berlaga di Malang Raya pada 28 Juni–5 Juli 2025. Mereka terdiri dari 296 atlet putra, 194 atlet putri, serta 144 pelatih dan official.
Dalam acara pelepasan tersebut, terdapat tiga agenda utama:
-
Pelepasan resmi kontingen Jombang sebagai simbol keberangkatan pejuang olahraga daerah;
-
Penyerahan simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi atlet dan official;
-
Penyematan kostum resmi kontingen, yang menjadi identitas kebanggaan selama mengikuti PORPROV.
Ketua KONI Jombang, Sumarsono, menyatakan bahwa pelepasan ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai pemantik semangat juang para atlet.
“Kami menargetkan Jombang masuk 15 besar, bahkan berharap bisa menembus 10 besar,” ujar Sumarsono. Ia juga menyebut bahwa pada PORPROV sebelumnya, Jombang berada di peringkat ke-21 dengan perolehan 14 emas, 8 perak, dan 29 perunggu.
Untuk mendorong prestasi, Pemerintah Kabupaten Jombang menyiapkan bonus bagi peraih medali: Rp30 juta untuk emas, Rp20 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih, serta menutup dengan pantun:
“Bangun tidur minum air hangat,
Sambut pagi dengan ceriah,
Atlet Jombang terus semangat,
Tunjukkan prestasi, raihlah juara.”
Dari total 62 cabang olahraga yang dipertandingkan, Kabupaten Jombang mengikuti 44 cabang, termasuk andalan seperti basket, bulu tangkis, dayung, taekwondo, sepak bola, dan dance sport. Bahkan, cabang dayung telah menyumbang 1 medali perunggu sebelum pembukaan resmi.
Sebanyak 250 atlet dan 50 pelatih akan diberangkatkan secara kolektif oleh KONI, sementara sisanya berangkat secara mandiri, mencerminkan tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat olahraga Jombang.
Acara pelepasan ini menjadi bentuk nyata sinergi KONI dan Pemkab Jombang dalam mendorong kemajuan olahraga daerah, dengan harapan kontingen mampu membawa pulang prestasi gemilang untuk Kabupaten Jombang.













