KLATEN – SMP Negeri 1 Cawas menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Tahap 3, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini diikuti 30 guru dari 6 sekolah penerima BOS Kinerja di Gugus 2 Timur, Kabupaten Klaten.
Kepala SMP N 1 Cawas, Agus Dwiyanto, yang juga sebagai Ketua Gugus menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian wajib bagi sekolah penerima BOS Kinerja.
“Hari ini kita pelaksanaan Bimtek yang ketiga, yaitu digitalisasi. Pesertanya semua sekolah Gugus Timur yang mendapatkan BOS Kinerja,” ujarnya saat diwawancarai.
Adapun 6 sekolah peserta tersebut adalah SMP N 1 Cawas, SMP N 2 Wonosari, SMP Muhammadiyah 5 Ngupit, SMPIT Hidayah Klaten, dan dua sekolah lainnya. Masing-masing sekolah mengirimkan 5 guru, sehingga total peserta 30 orang.
Rangkaian Wajib BOS Kinerja
Menurut Agus, setiap sekolah penerima BOS Kinerja wajib mengadakan 3 kali Bimtek secara berjenjang. Bimtek pertama tentang SPMI dilaksanakan di SMP N 1 Cawas. Bimtek kedua tentang Literasi Numerasi digelar di Wonosari. Bimtek ketiga tentang digitalisasi kembali dilaksanakan di SMP N 1 Cawas.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah, yakni Amelia Sinta Kurnia, S.T. Materi utama adalah pemanfaatan Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel) yang telah dibantu pemerintah.
Fokus Perbaikan Mutu Berbasis Data
Agus menekankan, tujuan utama Bimtek bukan hanya pelatihan, tetapi perbaikan mutu. Semua materi diambil berdasarkan data Rapor Pendidikan.
“Karena semua data yang pertama kita ambil untuk perbaikan TKA. TKA itu kan kita ambil dari literasi dan numerasi. Nah itu dari pertama kita lihat datanya dari SPMI, setelah itu kita tindak lanjuti salah satunya untuk meningkatkan TKA itu dengan literasi numerasi kemudian dengan memanfaatkan digitalisasi,” paparnya.
Sementara itu, di dalam kelas, narasumber Amelia menjelaskan tentang pentingnya pemahaman konseptual sebelum penggunaan teknologi. Para peserta tampak serius mengikuti materi papan interaktif digital hingga selesai.
Ilmu Harus Diimbaskan ke Sekolah Masing-masing
Hasil konkret yang diharapkan dari Bimtek ini adalah para guru mampu mengimbaskan ilmu ke sekolah masing-masing.
“Yang kami harapkan nanti teman-teman guru yang kita bimtekkan ini punya ilmu tentang literasi numerasi dan penggunaan digitalisasi, setelah itu nanti bisa mengimbaskan ke sekolah-sekolah di sekitar sekolah masing-masing,” tutup Agus.
Acara berjalan lancar dan penuh antusiasme peserta.












