KLATEN – Tata kelola sampah di Pasar Srago, Klaten, menjadi perhatian Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Klaten. Fraksi menilai pengelolaan sampah merupakan bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan keindahan pasar tradisional sebagai pusat perekonomian rakyat.
“Pasar yang indah adalah pasar yang bersih dan tertata. Oleh karena itu, tata kelola sampah di Pasar Srago perlu terus ditingkatkan agar keindahan dan kenyamanan pasar tetap terjaga,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Klaten, Pandu Sujatmoko, Senin (13/10/2026).
Pasar Indah Itu Pasar yang Bersih
Menurut Fraksi Golkar, pasar tradisional harus memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Mulai dari penyediaan tempat sampah terpilah, jadwal pengangkutan yang rutin, hingga edukasi kebersihan kepada seluruh pedagang.
“Keindahan pasar itu cerminan tata kelolanya. Jika sampah dikelola dengan baik, pasar akan terlihat bersih, nyaman, dan pembeli pun akan lebih betah. Ini yang harus kita dorong di Pasar Srago,” tegasnya.
Sampah Tertata, Retribusi Meningkat
Selain itu, Fraksi Golkar juga menyoroti tata kelola sampah yang berkaitan dengan pendapatan daerah dari retribusi sampah.
“Jika tata kelola sampah tertata dengan baik dan pelayanan kebersihan maksimal, maka kesadaran pedagang untuk membayar retribusi sampah juga akan meningkat. Pasar bersih, pelayanan jelas, retribusi sampah tertagih optimal, pendapatan daerah dari retribusi sampah pun bisa meningkat,” tambah Pandu.
Fraksi Golkar berharap dinas terkait bersama pengelola Pasar Srago dapat memperkuat tata kelola sampah. Dengan begitu, Pasar Srago dapat menjadi contoh pasar tradisional di Klaten yang unggul dalam kebersihan, kenyamanan, keindahan, serta mampu memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah melalui retribusi sampah.












