Blusukan ke Pasar Inpres Soe, Prajurit Yonif TP 929 Buka Pengobatan Gratis untuk Warga

SOE – Para prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) TP 929 Meo Matane Mutis turun langsung menyapa warga di area Pasar Inpres Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (10/10/2026). Bukan untuk operasi pengamanan tempur, mereka hadir membawa misi kemanusiaan lewat gelaran pengobatan gratis.

Komandan Yonif TP 929 Meo Matane Mutis, Mayor Inf. Andi Baso Pabeangi, S.Tr. Han., melalui Dansi Intel I Wayan Wardana menegaskan bahwa aksi turun gunung ini adalah wujud nyata kepedulian prajurit. Tujuannya tak sekadar mengobati penyakit, tetapi merawat ikatan batin dengan masyarakat di wilayah binaan.

“Pengobatan gratis ini tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat di wilayah sekitar,” ujar I Wayan Wardana di lokasi acara.

Cek Kesehatan hingga Bagi-bagi Obat Cuma-cuma

Dalam bakti sosial ini, warga disuguhkan layanan medis menyeluruh. Mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin, konsultasi keluhan medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis yang disesuaikan dengan diagnosis dari tenaga kesehatan.

Seluruh proses pelayanan medis ini dikomandoi langsung oleh dokter Yonif TP 929, Kapten Ckm Irwan Tampubolon, beserta tim kesehatan satuan. Sejak loket layanan dibuka pada rentang pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, antusiasme masyarakat tak terbendung. Para pedagang hingga pengunjung pasar silih berganti memanfaatkan momentum ini secara sukarela.

Dari Obat Gratis hingga Bangun Fasilitas Air Bersih

Lebih lanjut, I Wayan Wardana membeberkan bahwa gebrakan kemanusiaan Yonif TP 929 tak berhenti hanya pada urusan medis. Sebelumnya, kesatuan ini juga telah mengeksekusi program pembuatan dekker (gorong-gorong) air bersih di sejumlah desa di wilayah TTS guna menunjang sanitasi warga.

Ke depan, aksi “jemput bola” layanan kesehatan serupa sudah dijadwalkan untuk merambah desa-desa pelosok lainnya. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa mempermudah akses kesehatan sekaligus menghapus keengganan warga untuk berobat.

“Kami ingin menunjukkan perhatian TNI kepada masyarakat di wilayah ini. Harapannya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan tidak ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya,” tegas I Wayan Wardana.

Langkah ini kembali menegaskan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Bahwa selain menjadi perisai pertahanan negara, prajurit juga harus hadir sebagai solusi nyata demi kesejahteraan masyarakat di akar rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *