TIMOR TENGAH SELATAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 di Kabupaten Timor Tengah Selatan dimaknai secara berbeda oleh Kodim 1621/TTS. Tidak hanya dengan upacara khidmat, makna pengabdian diwujudkan melalui aksi kepedulian sosial yang menyentuh langsung hati rakyat.
Komandan Kodim 1621/TTS, Letkol Czi Ari Setiawan Wibowo, didampingi Ketua Persit KCK Cabang XIX Dim 1621/TTS Ny. Nova Ari Setiawan Wibowo bersama keluarga, turun langsung meninjau sebuah rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, Senin (5/10/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi atau formalitas HUT. Ini adalah langkah awal yang konkret untuk memastikan kondisi riil rumah, tingkat kerusakan, serta kebutuhan mendesak penghuninya sebelum pelaksanaan rehabilitasi yang direncanakan oleh Kodim 1621/TTS.
Lihat Langsung Kerusakan, Dengar Langsung Harapan
Di lokasi, Dandim bersama istri dan keluarga melihat secara detail kerusakan rumah, mulai dari atap yang bocor, dinding papan yang lapuk, hingga lantai tanah yang tidak sehat. Dengan penuh kehangatan, Letkol Ari juga berdialog langsung dengan pemilik rumah, mendengarkan cerita perjuangan mereka bertahan hidup di rumah yang jauh dari kata layak.
Peninjauan langsung ini penting agar proses rehabilitasi nantinya tidak asal jadi, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan dan mampu menghadirkan rumah yang aman, sehat, dan layak huni untuk keluarga tersebut.
Bagi Letkol Czi Ari Setiawan Wibowo, momentum HUT TNI adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali esensi pengabdian seorang prajurit.
Letkol Czi: Pengabdian Bermakna Jika Didasarkan Rakyat
“Rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan akan lebih bermakna apabila diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi orang lain. Kami ingin kebahagiaan HUT TNI tidak berhenti pada seremoni,” ujar Dandim.
“Jika masih ada saudara-saudara kita yang tinggal di rumah yang belum layak huni, maka sudah sepatutnya kita hadir dan berbuat sesuai kemampuan. Insyaallah, melalui rencana rehabilitasi rumah ini, kami berharap keluarga yang menempatinya dapat hidup lebih nyaman, aman, dan memiliki harapan baru. Pengabdian TNI akan selalu memiliki makna ketika manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” tegas Letkol Ari.
Pesan Moral di Balik Peninjauan
Kehadiran Dandim bersama istri dan keluarga dalam peninjauan tersebut memiliki pesan moral yang kuat. Bahwa kepedulian sosial di tubuh TNI tidak hanya menjadi program kedinasan, tetapi telah menjadi nilai yang tumbuh dan dijalankan dalam kehidupan keluarga besar TNI.
Langkah sederhana namun tulus itu menjadi cerminan nyata dari tema HUT TNI ke-81 “Jaga Selalu Kebersamaan Kita, TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Maju dan Makmur” serta implementasi dari nilai PRIMA.
Rencana rehabilitasi rumah di Desa Kesetnana ini diharapkan menjadi pemantik harapan baru. Bagi keluarga penerima manfaat, ini adalah awal kehidupan yang lebih baik. Bagi Kodim 1621/TTS, ini adalah bukti bahwa kebahagiaan terbesar dalam memperingati HUT TNI bukanlah kemeriahan acara, melainkan ketika kehadiran TNI mampu menghadirkan senyum, harapan, dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan di Bumi Cendana.












