KLATEN – Kepala Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, akhirnya buka suara terkait viralnya dugaan kejanggalan tiket di objek wisata Umbul Brondong yang ramai diperbincangkan di media sosial. Diketahui, Umbul Brondong merupakan objek wisata yang dikelola oleh BUMDes Karunia Sejahtera, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.
Polemik bermula dari unggahan akun bernama Catur Wulandari di grup Facebook Kabar Klaten News, Minggu (4/10/2026). Dalam unggahannya, ia mengaku membayar tiket masuk untuk dua orang, namun pada struk yang tercetak tertulis hanya untuk satu orang. Ia melampirkan foto struk dengan No Order 59170, Order Time 04-10-2026 08:14:50, dengan nama customer Guest dan sistem tiket komputerisasi.
CCTV Hanya Tunjukkan 1 Orang
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Ngrundul, Hari Purnama, menegaskan pihaknya bersama pengelola BUMDes Karunia Sejahtera telah melakukan pengecekan internal, termasuk membuka rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di area loket tiket.
“Sudah dilakukan pengecekan CCTV di jam tersebut dan terlihat memang hanya satu orang perempuan di loket,” ujar Kades Ngrundul saat ditemui di kantornya, Senin (5/10/2026).
Kades menjelaskan, sistem tiket di Umbul Brondong yang dikelola BUMDes Karunia Sejahtera tersebut sudah menggunakan sistem komputerisasi. Setiap transaksi yang diinput kasir akan otomatis tercatat di komputer dan tercetak di struk.
Tidak Ada Indikasi Pelanggaran
Dengan temuan CCTV tersebut, pihak desa dan BUMDes Karunia Sejahtera menilai tidak ada indikasi penggelapan tiket maupun pelanggaran prosedur oleh petugas loket.
“Tidak ada pelanggaran. Jumlah yang tercatat di sistem sesuai dengan yang terlihat di CCTV,” tambahnya.
Pengunjung Tetap Stabil
Meski sempat viral di media sosial, pihak BUMDes Karunia Sejahtera memastikan kejadian tersebut tidak berdampak pada operasional maupun jumlah kunjungan harian di Umbul Brondong.
“Alhamdulillah untuk jumlah pengunjung per harinya masih normal dan stabil, tidak ada penurunan. Untuk jumlah pengunjung per hari mencapai 4.000 pengunjung,” ujar Kades Ngrundul.
Pihak BUMDes Karunia Sejahtera tetap berkomitmen menjaga kepercayaan publik dengan terus meningkatkan transparansi pelayanan dan evaluasi sistem ticketing berbasis komputerisasi.
Pihak pengelola juga mempersilakan jika ada pengunjung yang merasa dirugikan untuk melakukan konfirmasi langsung ke loket BUMDes Karunia Sejahtera dengan membawa bukti struk resmi.












