Prof. KH Muhammad Zakki Dikukuhkan Jadi Guru Besar di Malaysia, Bawa Misi Pesantren Entrepreneur

MELAKA – Kabar membanggakan datang dari dunia pesantren dan akademik Indonesia. Prof. Dr. KH. Muhammad Zakki, Drs., S.H., M.Si., C.Med., CICSS., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Strategik dalam Sidang Senat Terbuka di Universiti Geomatika Malaysia (UGM), Melaka, Sabtu (3/10/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik sekaligus gerakan ekonomi pesantren. KH Muhammad Zakki membawa gagasan transformasi ekonomi pesantren ke panggung akademik internasional melalui konsep Pesantren Entrepreneur.

Sidang senat dipimpin langsung oleh Academic Figure & Board of Directors DMDI Malaysia, Tan Sri Prof. Datuk Wira Dr. Abdul Latief Abu Bakar.

Sejumlah Tokoh Turut Hadir

Sejumlah pimpinan Universiti Geomatika Malaysia turut hadir. Di antaranya Vice Chancellor Prof. Datuk IS. Dr. Masrin Rohizaq Che Rose, President ASEAN Academic Association (ASEANACA) Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Ak., CA., Director Centre of Postgraduate Studies Prof. Emeritus Dato Seri Dr. Muhammad Nasir bin Saludin, Deputy Vice Chancellor Prof. Dr. Ismahasima binti Ismail, serta Assistant Director Centre of Postgraduate Studies Prof. Dr. Zulfahmi bin Rashid.

Dukungan dari Indonesia juga terlihat dalam sidang terbuka tersebut. Prof. Dr. Tulus Suryanto yang juga merupakan Director of Graduate Studies UIN Raden Intan Lampung hadir bersama Sekjen Kemenag RI periode 2014–2018, Prof. Dr. KH. Nursyam, M.Si., serta Rektor UIN KHAS Jember periode 2015–2021 sekaligus Kaprodi Doktor Universitas Darul Ulum (UNISDA) Lamongan, Prof. Dr. KH. Babun Suharto.

Dari kalangan dunia usaha Malaysia, turut hadir President Persatuan Pedagang dan Pengusaha Melayu Malaysia (PERDASAMA), Adj. Prof. Azmanizam Baharok.

Sidang tersebut disaksikan sekitar 150 akademisi dan pimpinan perguruan tinggi dari Indonesia dan Malaysia yang tergabung dalam ASEANACA. Sejumlah akademisi yang hadir antara lain Prof. Dr. H. Sugiyanto, S.H., M.H. dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Bambang Haryadi, M.Si., Ak., CA., CFrA., Director of Postgraduate Program Universitas Trunojoyo Madura, serta Prof. Dr. Evi Ghozaly, M.Pd., Direktur Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum Yayasan Darul Fattah Lampung.

Dapat Ucapan Selamat dari Istana Melaka

Apresiasi atas pengukuhan tersebut juga datang dari Istana Melaka. Tuan Yang Terutama Yang di-Pertua Negeri Melaka, Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, menyampaikan ucapan selamat secara resmi kepada Prof. KH Muhammad Zakki.

“Selamat kepada Prof. Dr. KH. Muhammad Zakki yang telah resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar di bidang Manajemen Strategik pada Universiti Geomatika Malaysia. Pengukuhan ini menjadi sejarah baru bagi dunia pesantren, khususnya gerakan Pesantren Entrepreneur,” ujar Tun Mohd Ali.

Dorong Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Umat

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Ekosistem Usaha Pesantren Entrepreneur: Transformasi Pesantren dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Motor Penggerak dan Pusat Ekonomi Umat”, Prof. KH Muhammad Zakki menekankan pentingnya transformasi peran pesantren.

Menurutnya, pesantren tidak cukup hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga perlu mengambil peran dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

“Jika dulu pesantren mencetak santri yang alim, maka hari ini pesantren harus mencetak Santripreneur yang alim dan mandiri secara ekonomi. Tidak hanya tafaqquh fi diin (memahami agama), tetapi juga tafaqquh fi tijaarah (memahami dan mengerti dagang),” tegasnya di hadapan sidang senat guru besar.

Gagasan tersebut menempatkan pesantren sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang tidak hanya mendidik generasi berilmu agama, tetapi juga membekali santri dengan kemampuan kewirausahaan, manajemen, dan kemandirian ekonomi.

Pengukuhan sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Strategik di Universiti Geomatika Malaysia ini sekaligus memperkuat kiprah KH Muhammad Zakki dalam mengembangkan konsep Pesantren Entrepreneur. Melalui gagasan tersebut, pesantren diharapkan mampu menjadi ruang pendidikan sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan pengukuhan ini, KH Muhammad Zakki semakin menegaskan perannya sebagai penghubung antara tradisi pesantren, dunia akademik internasional, dan dunia usaha dalam membangun ekosistem ekonomi umat berbasis pesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *