JOMBANG – Sejarah baru tercipta di Desa Manunggal, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Sabtu (26/9/2026). Ribuan pasang mata tumpah ruah di sepanjang jalan desa. Semua tertuju pada satu acara akbar: Manunggal Spectacular Carnival 2026.
Acara dimulai ba’da Ashar dan langsung menggebrak dengan penampilan 16 sound horeg yang siap adu gempita.
Suara bass yang menggelegar, kostum karnaval yang megah, dan antusias warga yang luar biasa menjadi bukti bahwa Desa Manunggal mampu menggelar pesta rakyat sekelas kabupaten.
Dukungan Tiga Pilar Kecamatan Ngusikan
Acara ini dihadiri langsung oleh tiga pilar utama Kecamatan Ngusikan. Lurah Desa Manunggal, Mulyadi, menyatakan kebanggaannya atas kekompakan warga.
“Ini adalah bukti kekompakan warga kami. Manunggal itu manunggal jadi satu. Carnival ini kami buat untuk rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat. Terima kasih atas dukungannya,” ujarnya.
Camat Ngusikan, Suhartono, S.Sos., M.Si., menilai karnaval tahun ini sebagai yang terbaik di wilayahnya.
“Luar biasa. Ini adalah carnival terbaik di wilayah Ngusikan tahun ini. Kreativitasnya juara, UMKM-nya jalan, budayanya tetap lestari. Saya apresiasi penuh untuk Desa Manunggal,” kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Ngusikan, AKP Bagus Tejo Purnomo, S.H., S.K.M., M.H., menegaskan pengamanan dilakukan maksimal.
“Pengamanan kami maksimal. Kami kerahkan personel untuk menjaga rute karnaval dan area sound horeg. Kami minta warga tetap tertib, jaga anak-anak, dan nikmati hiburan dengan aman. Alhamdulillah sampai detik ini kondusif,” tegasnya.
Pesta Rakyat dan Kebangkitan UMKM
Kemeriahan Manunggal Spectacular Carnival 2026 bukan hanya sekadar hiburan sound horeg. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar dan pesta kebangkitan ekonomi warga. Ratusan pedagang UMKM laris manis diserbu pembeli.














