SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (KKG PJOK) Kecamatan Semampir menggelar Kompetisi Olahraga Tradisional (Oltrad) pada Rabu–Kamis, 23–24 September 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 600 murid dari sekolah dasar se-Kecamatan Semampir. Ada empat nomor yang diperlombakan, yaitu egrang, trompah, lari balok, dan tarik tambang. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap pertandingan. Suasana semakin meriah karena masing-masing sekolah memberikan dukungan kepada muridnya.
Dibuka Resmi Ketua K3S
Kegiatan Oltrad tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua K3S Kecamatan Semampir, Bapak Bambang, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan apresiasi kepada KKG PJOK Semampir yang telah menyelenggarakan kegiatan olahraga tradisional sebagai bagian dari peringatan Haornas.
Ketua KKG PJOK Kecamatan Semampir, Vika Amel Khumairoh, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan Haornas, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kerja sama antaranggota KKG PJOK serta memberikan pengalaman berharga untuk murid.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebersamaan antaranggota KKG PJOK sekaligus memberikan kesempatan kepada murid untuk menunjukkan kemampuan dan potensinya di bidang olahraga,” ujar Vika.
Ajarkan Kerja Sama dan Sportivitas
Menurutnya, olahraga tradisional juga memiliki nilai penting dalam pendidikan. Selain melatih kemampuan fisik, permainan seperti egrang, trompah, lari balok, dan tarik tambang mengajarkan kerja sama, disiplin, keberanian, sportivitas, dan tanggung jawab kepada murid.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk menemukan dan mengembangkan potensi murid di bidang olahraga. Dari kegiatan sederhana di sekolah, diharapkan lahir bibit-bibit olahraga yang nantinya mampu mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui semangat Haornas 2026, KKG PJOK Kecamatan Semampir berkomitmen untuk terus menggerakkan olahraga di lingkungan sekolah dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembentukan karakter serta pengembangan prestasi murid.
“Bersama olahraga, kita sehat, sportif, berprestasi, dan semakin erat dalam kebersamaan.”













