Anak 10 Tahun Ditemukan Meninggal di Pohon yang Biasa Jadi Tempat Bermain di Lampung Utara

LAMPUNG UTARA – Tragedi menimpa seorang anak berusia 10 tahun berinisial DG di Kabupaten Lampung Utara, Lampung. Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah pohon yang selama ini biasa digunakan anak-anak untuk bermain ayunan.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Desa Cempaka Timur, Kecamatan Sungkai Jaya, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban Ditemukan Kakaknya

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pohon tempat korban ditemukan memang kerap digunakan anak-anak untuk bermain.

Di pohon tersebut terdapat tali tambang yang biasanya digunakan sebagai ayunan. Namun, pada malam kejadian, DG diketahui bermain seorang diri.

“Jadi memang pohon itu biasa digunakan untuk bermain anak-anak. Di pohon itu ada tali tambang yang biasa digunakan untuk ayunan, namun malam itu korban ini bermain sendirian,” ujar Ivan, Sabtu (8/8/2026).

Korban kemudian dicari oleh kakaknya karena hari telah malam. Saat dipanggil, DG tidak memberikan jawaban.

Kakak korban kemudian mendatangi lokasi tempat DG biasa bermain. Di lokasi tersebut, ia mendapati adiknya sudah dalam kondisi tergantung.

“Awal yang menemukan itu kakaknya, jadi karena sudah malam, kakaknya ini mencari korban, namun tidak ada jawaban dan pada saat ke lokasi kakaknya melihat korban sudah tergantung,” jelas Ivan.

Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

Kakak korban kemudian meminta bantuan kepada tetangga. Namun, nyawa DG yang diketahui merupakan siswa kelas 3 sekolah dasar (SD) tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban. Berdasarkan hasil identifikasi awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh DG.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan.

Polisi Imbau Orang Tua Lebih Mengawasi Anak

Peristiwa tersebut menjadi perhatian bagi para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain, terutama di lokasi yang memiliki potensi membahayakan.

Polisi juga menyampaikan duka cita atas peristiwa yang menimpa korban dan keluarga.

“Kami turut berduka atas peristiwa ini, dan untuk orang tua peristiwa ini menjadi pelajaran kita semua agar selalu memperhatikan anak-anak kita saat bermain,” kata Ivan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *