Mahasiswa Gelar Aksi May Day di Bandung Tolak Kenaikan BBM dan Perampasan Tanah

Puluhan mahasiswa dan aktivis yang tergabung dalam aliansi masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional di kawasan perempatan Gasibu, Kota Bandung, Rabu (1/5/2025).

Aksi dimulai pada pukul 13.11 WIB dengan membawa sejumlah spanduk tuntutan, poster protes, serta bendera hitam-merah sebagai simbol penolakan terhadap ketimpangan sosial. Dalam orasi dan mimbar bebas, para peserta menyuarakan berbagai isu yang dinilai merugikan rakyat kecil.

Raina, perwakilan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap nasib buruh dan masyarakat terdampak kebijakan ekonomi. “Kami menuntut pemerintah untuk menghentikan kenaikan harga BBM, menurunkan harga bahan pokok, menaikkan upah buruh secara layak, serta menghentikan praktik perampasan tanah rakyat,” ujarnya.

Dalam aksinya, peserta membawa poster bertuliskan “Rakyat Tolak: Harga BBM Naik, Bahan Pokok Mahal, Upah Buruh Murah, Perampasan Tanah Rakyat.” Mereka juga mengkritik sistem ekonomi yang dianggap tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Aksi berlangsung damai dan tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Unjuk rasa ini merupakan bagian dari rangkaian aksi serupa yang digelar di sejumlah kota besar di Indonesia pada momentum peringatan Hari Buruh Internasional 2025.

Penulis: DIDIT YOGA P, A.Md.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *