Nurul Fajar Fitriati

Nurul Fajar Fitriati Pecahkan Rekor Nasional

News Olimpic

SINGAPURA – Dalam uji coba ke luar negeri diajang Neo Garden 14th Singapore Swimming National Championship 2018, Perenang putri Nurul Fajar Fitriati memecahkan rekor nasional. Para perenang Indonesia memang terlihat terus menunjukan kemajuan menjelang berlaga di Asian Games 2018 di Jakarta.

Pada hari ketiga, di babak penyisihan Nurul mencatat waktu satu menit 03,97 detik. Di babak Super Final, Nurul Fajar Fitriati  yang finish pertama berhasil mempertajam rekornas atas namanya sendiri. Ia memperoleh catatan waktu satu menit 03,48 detik. Waktu lama Nurul Fajar Fitriati adalah satu menit 03,65 detik. Rekor itu tercipta di kolam yang sama dalam ajang bertajuk Singapore National Age Group (SNAG), Maret lalu.

Selain Nurul Fajar Fitriati , perenang putri lainnya Adinda Larasati Dewi juga berhasil finish pertama di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri. ia memperoleh catatan waktu dua menit 14,60 detik. Finish kedua, perenang muda Indonesia lainnya Azzahra Permatahani dengan catatan dua menit 18,04 detik dan ketiga Thailand yakni Kanitta Nimdam dua menit 19,09 detik.

Pada nomor 200 meter gaya dada putri, perenang pelatnas Vannesae Evato berhasil menempati peringkat dua dengan catatan dua menit 34,07 detik. Finish pertama di nomor ini adalah Kim Seulbee dari Hwaseong City Swimming Team dengan waktu dua menit 31,45 detik.

Catatan ini masih jauh dari waktu terbaik Evato yakni dua menit 32,51 detik yang masih jadi catatan rekornas. Evato mencetaknya saat terjun di kolam yang sama bertauk Singapore National Age Group (SNAG), Maret lalu. Di hari keempat, Sabtu (23/06/2018) masih melombakan beberapa nomor seperti 50 meter gaya kupu-kupu, 400 meter gaya ganti, 50 meter gaya punggung, 50 meter gaya dada, 400 meter gaya bebas, 50 meter gaya bebas.

Bukan Unggulan

Perenang-perenang andalan Indonesia tersebut, nantinya tampil di Asian Games 2018. Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan tetap menginginkan prestasi yang patut dibanggakan. Namun harus pula diakui jika prestasi para perenang Indonesia di level Asia masih sangat jauh tertinggal. Bahkan di level Asia Tenggara, misalnya dalam ajang SEA Games, para perenang Indonesia bukanlah unggulan yang menakutkan.

Sementara untuk bersaing di level Asia, tentu bisa dikatakan sangat jauh. Terlebih para perenang dari Cina, Jepang dan Korea Selatan adalah perenang yang biasa bersaing di level dunia. Mereka unggulan di Kejuaraan Renang Dunia dan Olimpiade. Rasanya kontingen Indonesia pantas tak berharap terlalu banyak dari kolam renang Indonesia akan menuai emas.

 

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *