asian games

Timnas Golf Asian Games, Murdaya: Yang Penting Menang, Apa pun Medalinya

Headline News Olimpic

JAKARTA-Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) Murdaya Po memuji kemajuan yang dicapai Timnas Golf Asian Games Indonesia. Kendati demikian, Murdaya mengelak menyebut target di pentas golf Asian Games XVIII/2018, yang akan dipertandingkan 23-26 Agustus.

Murdaya mengakui tak ingin membebani atletnya. Dia hanya mengatakan ingin menang. “Di Indonesia kebanyakan mematok target emas, perak, atau perunggu. Target saya ingin menang, apa pun medalinya. Kami sadar lawan yang dihadapi sangat kuat. Terpenting bagi saya para atlet menampilkan yang terbaik untuk meraih kemenangan,” papar Ketua Umum PGI itu, Kamis (7/6/2018) di Pondok Indah Golf Course (PIGC).

Murdaya pada kesempatan itu mengumumkan secara resmi materi dari Timnas Golf Asian Games Indonesia. Timnas  Golf Asian Games Indonesia akan diperkuat oleh 4 pegolf putra dan 3 putri. Di bagian putra yang lolos seleksi adalah Naraji Emeral Ramdan (Jabar), Jonathan Wiyono (Jatim), Kevin Cesario Akbar (Jabar), Almae Rayhan (DKI Jakarta) dengan cadangan M Rifky Ramadan (DKI Jakarta).

Tiga pegolf putrinya, Ida Ayu Melati Putri (Bali), Ribka Vania (Jabar), Rivani Adelia (DKI Jakarta), dan cadangan Marcela Pranovia.”Persiapan selama ini berjalan sangat bagus. Kami benar-benar diperhatikan oleh pelatih dan saya senang bisa terpilih untuk memperkuat Indonesia di Asian Games 2018. Saya akan memanfaatkan turnemen Indonesia Open sebaik mungkin sebagai pematangan,” kata pegol putri Ribka Vania.

asian games
Pengurus Besar Golf Indonesia menggelar media gathering. (foto: breakingnews.co.id)

Sebelum mengayun stik golfnya di Asian Games, sebuah event besar akan dihadapi Timnas Golf Indonesia. Mereka akan tampil di Indonesia Open pada 12-15 Juli 2018. Turnamen ini sengaja dimajukan penyelenggaraannya. Harapannya, supaya bisa dimanfaatkan para pegolf Indonesia sebelum tampil di Asian Games.  Apalagi, tempat pertandingannya adalah Pondok Indah Golf Course, yang selama ini menjadi basis pelatihan mereka.  Indonesia Open sendiri merupakan turnamen paling bergensi di Indonesia, digelar  sejak 1974. Turnamen yang memperebutkan total hadiah 300 ribu dolar AS ini diikuti oleh pegolf profesional.

“Tentu ini jadi momen bagi pegolf kita untuk mengasah kemampuan teknis dan memperkaya pengalaman. Terutama  mereka yang akan tampil di Asian Games 2018 yang hanya berjarak satu bulan,” kata Murdaya kepada salamolahraga.com.

Indonesia Open  bukan satu-satunya ajang pemanasan. Timnas Golf Indonesia telah melakukan persiapan intensif sejak awal tahun. Mereka mengikuti beberapa berbagai program pembinaan yang digojlok PGI dibawah supervisi pelatih asing asal Australia David Milne dan Lawrie Montague.

“Persiapan yang kami lakukan sangat intensif. Nomor satu, agar pemain kita di upgrade supaya skornya betul-betul kompetitif. Kami panggil pelatih untuk high performance. Sejauh ini kemajuannya luar biasa. Sebelumnya rerata mencetak 75 pukulan, sekarang bisa 69. Mereka juga dikirim berkali-kali ke luar negeri,” ujar Murdaya.

Murdaya juga memfasilitasi pelatih fitnes khusus gol di fitnes center Pondok Indah. Hal ini untuk meningkatkan kebugaran atlet. Gizi dan kenyamanan atlet juga menjadi perhatian. Mereka ditempatkan di Pondok Indah Golf Apartement.

 

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *